OJK Ajak Debitur di Sulteng Terdampak COVID-19 Ajukan Relaksasi Kredit

2
229
ojk
Ilustrasi/ANT
84 / 100

PALU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dikepalai Gamal Abdul Kahar mengajak debitur terdampak pandemi Covid-19 yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sulteng agar mengajukan permohonan restrukturisasi atau keringan kredit.

“Kepada para debitur agar segera menghubungi tiap bank atau perusahaan pembiayaan melalui sarana telekomunikasi untuk menyampaikan permohonan restrukturisasi atau keringanan kredit,” kata Gamal, Kamis (21/5).

Gamal menambahkan nantinya pihak bank dan perusahaan pembiayaan akan menganalisa dan meninjau kondisi debitu yang terdampak Covid-19.

Langkah tesebut dilakukan guna untuk memperoleh konfirmasi dan verifikasi terkait kelayakan debitur untuk diberikan kebijakan restrukturisasi kredit.

“Bentuk dari pelaksanaan restrukturisasi tersebut dapat berupa penurunan suku bunga, pengurangan tunggakan bunga, perpanjangan waktu pelunasan cicilan, pengurangan tunggakan pokok, penambahan fasilitas dan konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara,” katanya.

Berdasar pada data 15 Mei 2020, Gamal menjelaskan sebanyak 28.116 debitur dari sejumlah Lembaga Jasa Keuangan (LJK) telah mendapat persetujuan restrukturisasi kredit dengan nilai mencapai Ep1,49 triliun.

“Sementara permohonan restrukturisasi kredit 13.512 debitur yang mencapai Rp649,08 miliar sedang diproses, proses yang dimaksud yaitu analisa kelayakan mendapat persetujuan restrukturisasi kredit,” katanya.

Gamal mengatakan kebijakan stimulus itu dilakukan berdasarkan Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran COVID-19.

Kebijakan itu juga mengacu pada Peraturan OJK Nomor 14/POJK.05/2020 tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran COVID-19 bagi Lembaga Jasa Keuangan Non Bank.

(ANTARA)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here